Kalau Anda sulit untuk buang BAB, kayaknya buah pisang adalah sangat
tepat untuk dikonsumsi selain pepaya. Karena dalam satu buah pisang
banyak sekali kandungan seratnya.
Pisang merupakan buah tropis yang menjadi favorit banyak orang. Selain
rasanya manis, pisang juga kaya vitamin dan mineral, bisa dimakan
langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan lezat.
Mengingat kandungan nutrisinya yang kaya, ada baiknya Anda memasukkan
buah ini ke dalam daftar buah yang wajib dikonsumsi setiap hari.
Berikut adalah 10 kandungan yang ada dalam sebuah pisang yang perlu diketahui:
1. Serat.
Satu buah pisang mengandung sekitar 3 gram serat. Selain menyehatkan
saluran cerna, serat juga kita butuhkan untuk menjaga perut terasa
kenyang lebih lama.
2. Nutrisi lain.
Ada beberapa jenis mineral dan vitamin yang terkandung dalam pisang,
meski jumlahnya kecil, yakni magnesium, kalsium, fosfor, vitamin A dan
E, folat, karoten, serta asam amino.
3. Kalori.
Dengan mengasup sebuah pisang, Anda bisa memuaskan keinginan makan
sesuatu yang manis tanpa merusak diet. Satu buah pisang rata-rata
mengandung 110 kalori.
4. Lemak dan kolesterol.
Pisang merupakan buah yang bebas lemak dan kolesterol.
5. Potasium.
Buah ini sangat terkenal akan kandungan potasiumnya. Dengan kadar
potasium mencapai 400 mg dalam pisang berukuran sedang, buah ini wajib
dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung.
Potasium juga diketahui sangat baik untuk fungsi otot dan saraf, serta
menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Potasium dalam pisang juga
cocok dikonsumsi untuk mencegah kram otot setelah olahraga.
6. Vitamin C.
Sebagaimana buah lainnya, pisang juga kaya akan vitamin C. Satu buah
pisang mengandung sekitar 10mg vitamin C atau sekitar 15 persen dari
rekomendasi vitamin C harian.
7. Vitamin B6.
Vitamin B biasanya ditemukan pada produk hewani, tetapi pisang ternyata
juga merupakan sumber vitamin B6 yang disebut pyridoxine. Satu buah
pisang menyediakan 35 persen dari rekomendasi vitamin B6 harian. Tubuh
menggunakan vitamin ini untuk menumbuhkan sel-sel baru.
8. Mangan.
Mangan adalah mineral yang dibutuhkan untuk tulang yang sehat dan metabolisme. Satu buah pisang mengandung 3 mg mangan.
9. Karbohidrat.
Tubuh menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utama. Makanlah
pisang setelah berolahraga untuk mengembalikan energi. Sebuah pisang
setelah sarapan juga direkomendasikan untuk menjaga pasokan energi tetap
bertahan sampai waktu makan siang tanpa camilan.
10. Mudah dicerna.
Pisang sangat mudah dicerna. Saat Anda sedang menderita penyakit virus
atau gangguan pencernaan, pisang sangat cocok sebagai sumber nutrisi
tanpa membuat pencernaan bekerja terlalu keras. Pisang yang dilumatkan
juga sering dipakai sebagai makanan padat yang diperkenalkan pada bayi.
5 Manfaat dan Khasiat Pisang
Cara makannya yang praktis dan rasanya yang enak membuat pisang menjadi
buah yang cukup digemari. Namun tak hanya itu, buah ini juga menyimpan
segudang manfaat bagi kesehatan.

Misalnya,
pisang mengandung potasium yang tinggi, untuk ukuran sedang pisang
mengandung 422 miligram mineral tersebut yang mencukupi 12 persen dari
kebutuhan sehari. Pisang juga mengandung 3 gram serat yang menimbulkan
rasa kenyang dan memenuhi 20 persen kebutuhan vitamin C dan B6 harian.
Itu saja tidak cukup, pisang juga
mengandung sejumlah manfaat lainnya, berikut di antaranya.
1. Pisang mengurangi masalah pencernaan.
Buah ini dapat membantu mengatasi permasalahan-permasalahan pada sistem
cerna. Serat yang ditemukan dalam pisang akan terbagi menjadi dua, serat
larut dan tidak larut. Serat larut akan memberikan rasa kenyang yang
lebih lama, sementara serat tak larut akan membantu "membersihkan"
sisa-sisa makanan yang terdapat di usus besar sehingga melancarkan buang
air besar.
2. Pisang dapat menggantikan minuman olahraga.
Bila terbiasa minum minuman olahraga saat latihan, mungkin sekali-kali
Anda bisa menggantinya dengan pisang. Studi di jurnal PLOS ONE
menganalisis sampel darah dari 14 pesepeda profesional yang sebagian
diberikan minuman olahraga dan sebagian lagi diberi pisang untuk
dikonsumsi setiap 15 menit selama latihan 2,5-3 jam. Peneliti menemukan,
performa kedua kelompok tidak berbeda, bahkan kelompok yang diberi
pisang lebih diuntungkan karena pisang juga dapat memberi mereka
antioksidan.
3. Pisang mampu mempercepat laju metabolisme.
Pisang merupakan sumber pati resisten yang membantu tubuh untuk menjadi
lebih langsing. Pati resisten dicerna secara lambat sehingga membuat
orang yang memakannya kenyang lebih lama. Pati ini juga membuat organ
hati lebih banyak membakar lemak.
4. Pisang menjaga tekanan darah tetap normal.
Kandungan potasium dalam pisang dapat meregulasi tekanan darah. Semakin
banyak potasium yang dikonsumsi, semakin banyak sodium dikeluarkan oleh
tubuh. Ini karena mineral tersebut bersifat diuretik yang memicu ginjal
untuk mengeluarkan sodium yang berlebihan sehingga mengurangi tekanan
darah. Tekanan darah yang terkontrol memberikan manfaat bagi kesehatan
jantung.
5. Baik untuk bakteri usus.
Probiotik atau bakteri "baik" dapat memperbaiki sistem pencernaan yang
ditemukan dalam makanan tertentu seperti yogurt. Sementara itu, pisang
mengandung nutrisi yang dibutuhkan bakteri "baik" sehingga sistem
pencernaan tetap sehat.
sumber: kompas.com