Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Lima Cara Alami Atasi Kram Otot

Written By ghghghgh on 28/02/15 | 09.51

Melakukan aktivitas yang berat memang bisa memicu terjadinya kram otot. Namun tak jarang pula bisa terjadi karena kurang gerak atau salah dalam posisi tidur bisa mengalami kram otot. Nah bila sudah terjadi demikian, Anda bisa mengatasinya dengan cara alami dan beberapa pemanasan yang akan dijelaskan di bawah ini. Penanganan yang cepat dan akurat akan segera meredakan kram.



Kram otot merupakan kontraksi otot yang menimbulkan rasa nyeri yang sangat luar biasa sakitnya dan impolunter yaitu hal yang tidak dikehendaki pasien. Kram ini juga bisa karena rangsangan yang disengaja atau secara otomatis muncul dengan sendirinya. Masih belum diketahui dengan pasti bagaimana kram ini bisa timbul.

Kram ini bisa terjadi pada apa saja, juga terjadi pada sebagian atau seluruh dari otot atau pada kumpulan otot-otot. Yang artinya adalah pada saat kram mendera, bisa jadi hanya sebagian otot tubuh saja yang mengalaminya. Misalnya kram hanya terjadi pada jari-jari kaki atau bahkan bisa terjadi kram dari ujung jari hingga pangkal paha.

Kenapa Kram Bisa Terjadi

Menurut Dr Nuniek NS SpKFR, spesialis rekam medik dari RSI Jemursari Surabaya, ada yang mengatakan bahwa kram terjadi karena tiga hal berikut:
  • - Adanya penumpukan asam laktat.
  • - Suplai darah yang kurang.
  • - Adanya ketidakseimbangan cairan atau elektrolit.



Yang Beresiko Terkena Kram

Bayi atau anak-anak yang mempunyai kelebihan panas tubuh, beresiko tinggi mengalami kram. Begitu juga dengan orang dewasa yang berumur lebih dari 65 tahun.
  • - Bayi atau anak yang demam tinggi.
  • - Lansia di atas 65 tahun.
  • - Kelebihan berat badan.
  • - Orang yang latihan berat.
  • - Mengkonsumsi obat-obatan tertentu.
Itulah beberapa orang yang rentan sekali terkena kram otot. Orang yang sedang menjalani pengobatan tertentu juga memiliki potensi terjadinya kram. Orang yang lebih tua mudah terkena kram karena otot normalnya berkurang pada saat berusia 40 tahunan dan dipercepat karena bertambahnya usia. emampuan tubuh dalam merespon perubahan tubuhpun menjadi berkurang untuk orang yang sudah tua.

Kurang Gerak dan Cairan

Kram otot dapat menyebabkan saki ringan yang sangat sakit sekali. Otot yang kram terasa sakit jika disentuh dan dapat berlangsung selama beberapa detik sampai dengan 15 detik atau lebih dan bisa terjadi beberapa kali. Namun kram otot tidak hanya menyerang orang berusia lanjut saja.


Hilangnya elektrolit dalam cairan tubuh terutama natrium, kalium, dan magnesium membuat otot mengalami kelelahan kronis. Karena kekurangan zat tersebut, kadar mineral dalam tubuh akan menjadi turun. Kelelahan otot inilah yang menyebabkan otot menjadi kram bahkan terkadang menimbulkan kejang, Ini bisa terjadi pada olahragawan atau pekerja berat.

Kram otot biasanya terjadi saat aktivitas atau kegiatan fisik yang terlalu berat dan posis tidur yang kurang baik serta duduk yang terlalu lama. Jadi kram otot bisa terjadi karena tidak tercukupinya aliran darah menuju otot serta posisi tidur yang kurang tepat.

Lima Cara Alami Atasi Kram Otot

Meskipun bersifat sementara dan hilang dengan sendirinya, pengobatan sangat penting pada saat terjadi kram otot. Sakitnya minta ampun.


Ada beberapa cara alami yang bisa Anda lakukan:
1. Kompres dengan Air hangat.

Lakukan pengompresan dengan air hangat pada area otot yang sedang kram. Hawa hangat pada kompres akan meredakan kram yang sedang terjadi.

2. Pemijatan ringan.

Jika tidak air hangat untuk mengompres, lakukanlah pemijatan ringan. Pada awalnya akan terasa sakit, tapi lama kelamaan akan mengurangi ketegangan pada otot.

3. Peregangan.

Setelah dilakukan pengompresan dan pemijatan, lakukan peregangan pada otot yang sedang terjadi kram. Ketika otot mulai rileks, maka kram dengan sendirinya akan menghilang, dan inilah yang sering dilakukan oleh orang. Biasanya mereka meluruskan dan menekuku kaki berkali-kali agar segera berakhir sakit keamnya.

4. Obat gosok.

Oleskan obat gosok pada area kram karena obat ini dapat menghilangkan rasa nyeri oleh sifat panasnya.

5. Rendam kaki.

Bisa juga dengan kintras hidroterapi yaitu perendaman kaki secara bergantian dalam air hangat selama 10-15 menit dan air dingin selama 3 menit. Sebenarnya inilah cara yang palung efektif dilakukan dalam melancarkan sirkulasi darah. Baik sekali dilakukan jika dilakukan setiap hari meskipun tidak sedang sakit kram.

Pentingnya Stretching Ringan

Selain dengan pengobatan, alangkah baiknya melakukan stretching ringan yaitu melakukan pemanasan terlebih dahulu setiap kali akan melakukan aktivitas. Atau jika bekerja di kantor, lakukan gerakan ringan seperti berjalan selama 5-10 menit atau naik turun tangga kalau ada selama 3 menit saja.

Cara lain adalah bisa juga berdiri di depan dinding dan menempelkan tangan ke tembok seperti push up namun berdiri, hal ini untuk melatih otot yang sering kram. Tubuh dikencangkan dan ditahan 10 detik kemudian dilepaskan, sebaiknya dilakukan 3-4 kali dalam sehari untuk mencegah kram.

Selain itu, hal-hal yang perlu diperhatikan juga adalah gaya hidup dan pola makan yang teratur. Kalsium terdapat pada susu dan magnesium terdapat pada buah dan sayuran.

Dan yang terakhir, jika kram otot terus terjadi dan berulang, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena kram itu sederhana saja tapi kompleks.
09.51 | 0 komentar

Kiat Atasi Nyeri Sendi

Written By ghghghgh on 27/02/15 | 09.49

Masyarakat awam beranggapan bahwa nyeri sendi itu disebabkan oleh penyakit rematik atau asam urat. Dan sebagian lagi ada yang berpikir akibat dari osteoporosis. Namun pada kenyataannya, penyebab paling utama dari nyeri sendi adalah karena osteoporosis.


Bagaimana Nyeti Sendi Terjadi?

Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan yang biasa disebut dengan "kartiago" biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Suati lapisan cairan yang disebut cairan "sinovial" terletak di antara tulang-tulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan dan saling mengikis satu sama lain.


Menurut Prof dr Bambang Prijambodo SpOT, spesialis Orthopedi (tulang) di RS Husada Surabaya, pada kondisi kekurangan cairan sinovial lapisan kartilago yang menutup ujung tulang ini akan bergesekan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat larisan itu semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyeri sekali di sendi.

Kondisi dimana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan-gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi dan inilah yang disebut "osteoporosis".

Penyebab dan Gejala Nyeri Sendi

Penyebab osteoporosis bermacam-macam dan beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara osteoporosis dengan hal-hal berikut ini.
  • - Reaksi alergi.
  • - Ifeksi.
  • - Invasi fungsi (mikosis).
  • - Kelebihan berat badan.
  • - Aktivitas berlebih.


Gejala Nyeri Sendi.
Beberapa faktor resiko terjadinya nyeri sendi adalahwanita yang berusia 45 tahun, mengalami kelebihan berat badan, aktivitas yang berlebihan seperti para olarhagawan dan pekerja keras, menderita kelemahan otot paha atau juga yang pernah mengalami patah tulang di sekitar sendi yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

Gejala yang timbul biasanya berupa:

  • - Kesulitan berjalam.
  • - Cepat lelah.
  • - Kesulitan jongkok.
  • - Gampang jatuh.

Nyeri sendi juga menyebabkan ketterbatasan gerak dan ketergantungan kepada obat dan orang lain bahkan depresi. Keluhan seperti ini biasanya disebabkan karena cedera akibat keseleo, bekerja terlali berat, terjatuh atau olahraga terlalu berat.

Dapat Disembuhkan

Nyeri sendi dpat disembuhkan dengan berbagai cara tergantung pada tingkat kerusakannya. Penobatan untuk pengapuran sendi berbeda-beda pula tergantung dari stadiumnya.

Pada tingkat ringan, penderita cukup mengatasinya dengan banyak istirahat dan mengubah pola makan serta posisi tubuh saat beraktivitas. Sedangkan pada tingkat menengah dan berat, dokter dapat melakukan beberapa tindakan mulai dari memberikan obat rematik atau anti inflamasi, suntik dengkul hingga tindakan operasi.

Rasa nyeri yang diderita bisa dikurangi dengan cara pengompresan atau penyuntikan cairan sinovial ke bagian sendi.

Alangkah baiknya penderita langsung mendatangi dokter tulang jika mengalami gejala-gejala nyeri sendi, pasalnya telah banyak orang yang datang dalam kondisi kerusakan tulang rawan yang berat pada sendi. Ingat bahwa tulang rawan itu tidak seperti kulit yang bisa menyambung sendiri jika robek atau patah.

Anda bisa mencegah agar tidak sampai terkena nyeri sendi dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi serta kalau perlu konsumsi suplemen makanan seperti glukosamin dan kondroitin.
09.49 | 0 komentar

5 Tips Memilih Camilan yang Sehat

Written By ghghghgh on 25/02/15 | 09.46

Kebiasaan menonton televisi atau sedang membaca buku sembari ngemil memang mengasyikkan. Hanya saja, tidak semua camilan itu sehat. Bagaimana memilih camilah yang sehat? Berikut ini tipsnya.

Seringkali Anda mengisi waktu luang dengan menikmati camilan. Bahkan, tidak jarang mengisi laci dapur dengan beberapa snack kesukaan Anda. Mengisi jeda antara waktu makan dengan camilan bisa menjadi rutinitas yang tak hanya memanjakan lidah. Terkadang dengan membiasakan ngemil, rasa lapar tidak akan datang dengan mudah.



Kebiasaan ini juga dapat mencegah Anda dari mengambil makanan dalam porsi besar. Nah menurut ahli gizi Graha Amerta RSU dr Soetomo Surabaya, Eko Dwi Martini, yang dimaksud dengan camilan sehat adalah camilan dengan kandungan nutrisi yang tinggi di dalamnya dan terutama yang memiliki kalori rendah.

Selain itu, camilan sehat dalam porsi kecil, justru akan membuat Anda bisa makan dengan porsi tidak berlebihan pada makan. Dari itu, ada beberapa tips yang perlu diingat dalam memilih camilan.




5 Tips Memilih Camilan yang Sehat:


1. Serat, Serat dan Serat.

Tips pertama adalah pilihlah camilan yang kaya dengan serat karena camilan yang kaya serat akan membuat perut terasa penuh sehingga akan menekan rasa lapar hingga makan besar selanjutnya. Buah-buahan serta sayuran masuk dalam kategori ini. Buah-buahan bisa diolah sedemikian rupa sesuai dengan selera Anda. Misalnya saja dengan mengolah menjadi rujak buah atau dibuat jus.

2. Jangan lupakan Protein.

Kandungan protein juga dibutuhkan tubuh. Selain didapatkan dari porsi makan 3x sehari, kandungan protein juga bisa didapatkan dari camilan sehat. Kacang-kacangan bisa menjadi camilan sehat asalkan tidak digoreng atau ditaburi dengan garam. Kacang tanah selain banyak protein, juga mengandung lemak baik yang menyehatkan dan kaya akan protein nabati sehingga mampu menahan rasa kenyang lebih lama.

Meskipun demikian, lemak tidak boleh dikonsumsi terlalu berlebihan, cukup satu atau dua tangkup tangan saja dalam sehari.

3. Jauhi yang Digoreng.

Makanan atau camilan yang digoreng sebaiknya harus dihindari, jangan dipilih karena camilan yang digoreng mengandung banyak sekali lemak yang nantinya malah akan mempengaruhi berat badan Anda.

Untuk menjauhi camilan yang digoreng, Anda bisa menyiasatinya dengan camilan yang dikukus. Misalnya saja lebih baik memilih lumpia yang dikukus daripada lumpia yang digoreng. Begitu juga dengan kacang tanah, lebih baik Anda memilih kacang tanah yang dikukus.

4. Waktu tepat.

Dalam sehari, manusia membutuhkan sekitar 1500 - 1800 Kkal makanan tergantung dengan usia, berat badan, tinggi badan dan aktivitas fisik. Padahal setiap kali makan (pagi, siang dan malam) saja kita sudah menelan 3 kali 500 Kkal. Untuk menyiasati hal tersebut, disarankan kalau suka ngemil, maka secara terpaksa harus mengurangi porsi makan setiap harinya.

Dengan begitu berat badan Anda tidak akan berlebih. Waktu ideal untuk ngemil pun bisa Anda lakukan 2 kali dalam sehari, yaitu sekali di sela-sela makan pagi dan siang, kemudian di sela-sela antara makan siang dang makan malam. Jadi, untuk kisaran waktunya untuk ngemil ini adalah antara jam 10 pagi hingga jam 4 sore.


5. Pentingnya Minum Air Putih.

Tips yang terakhir adalah mengimbangi semua makanan dan camilan yang sudah kita makan dengan mengkonsumsi banyak air putih. Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan apabila mengkonsumsi air putih yaitu:

  • - Menjaga kesegaran tubuh.
  • - Membantu melancarkan pencernaan.
  • - Mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  • - Membantu mengurangi berat badan.

Air putih merupakan elemen penting dalam proses metabolisme (pembakaran kalori) dalam tubuh dengan mengubah makanan menjadi energi. Air berperan sebagai bahan bakar untuk mendorong reaksi kimia metabolisme. Jadi, apabila kita tidak cukup minum air, maka bisa dipastikan tubuh kita tidak akan dapat membakar kalori dengan baik.
09.46 | 0 komentar

7 Penyakit yang Ditandai Sakit Kepala Pada Anak

Written By ghghghgh on 23/02/15 | 09.44

Keluhan sakit kepala pada anak memang sulit dikenali, apalagi anak yang balita. Namun bila Anda jeli, ada banyak gejala atau ekspresi anak yang mengungkapkan bahwa mereka sedang mengalami kesakitan. Bila sudah demikian, ketahui penyebab dan solusinya sedini mungkin.

Pusing atau sakit kepala itu bukan hanya dialami oleh orang tua saja, bayi, balita dan anak-anakpun dapat mengalami pusing atau sakit kepala. Masalahnya justru pada sulitnya anak mengungkapkan bagaimana persisnya sakit kepala yang mereka alami.



Menurut dr Hidayat Pusponegoro SpA, dokter spesialis anak di Klinik Anak Bangsa, kebanyakan orang tua kurang jeli, tangisan atau anak rewel diartikan sebagai tanda bayi atau balita lapar, ingin menyusu, mengantuk atau sekedar ingin dipeluk. Padahal jika segera dapat dikenali, sakit kepala pada anak bisa segera diatasi sesuai penyebab atau sumber sakit kepalanya.

Kenali Ekspresi Anak

Ketika balita sudah mulai bicara, orang tua belum tentu dapat menangkap dengan cepat keluhan sakit yang dirasakan anak. Apalagi balita sering keliru mengekspresikan perasaannya, dimana anak kerap kali yang sakit di bagian kepalanya, namun yang dipegang malah perut atau dadanya, sehingga orang tua hanya bisa menebak-nebak.

Ekspresi anak kalau sedang sakit bisa diekspresikan sebagai berikut:
  • - Menangis.
  • - Rewel.
  • - Menunjukkan rasa tak nyaman.
  • - Gelisah.
  • - Tidak semangat bermain.
  • - Sulit tidur.
  • - Dahi berkerut.
  • - Meringis.
  • - Memicingkan mata.
  • - Menopang kepalanya.
  • - Memegang kepala atau dahi.
  • - Menarik-narik rambutnya.

Penyebab dan Solusi

Perlu diketahui, bahwa sakit kepala yang dirasakan oleh si kecil ini ternyata juga dapat disebabkan oleh gangguan kesehatan lainnya. Sehingga tiap kali pusing yang dirasakan, berbeda penanganannya.
Berikut ini beberapa penyebab pusing pada si kecil.


Penyakit-penyakit yang Ditandai Sakit Kepala ini bisa terjadi pada orang dewasa juga, bukan hanya anak-anak saja.

1. Influenza.

Gejala khas :
pilek, demam.

Solusi :

Beri paracetamol sesuai usianya (dosis tertera pada kemasan atau konsultasi ke dokter). Zat aktif ini akan membantu mengurangi pusing atau gejala sakit kepala serta menurunkan demam atau temperatur tubuh yang tinggi. Tetap beri makanan dan minuman dalam jumlah cukup dan bergizi. Usahakan agar anak bisa beristirahat dengan nyaman dan cukup.

2. Infeksi Telinga.

Gejala khas :

Anak menarik-narik telinga atau mengatakan telinganya sakit, keluar cairan dari telinga, demam, nyeri telinga, pendengaran berkurang, kadang panas, rewel atau muntah.

3. Sakit Gigi.

Gejala khas :

Anak memasukkan tangannya ke mulut, memgang pipi, tidak mau makan atau sulit mengunyah, pipi bengkak, mungkin ada demam.

4. Sinusitis.

Gejala khas.
Anak menggosok-gosok hidung atau mengeluh hidungnya sakit, demam, flu berat dan berulang-ulang, bengkak, nyeri di bawah mata.

5. Gangguan Mata.

Gejala khas :

Anak mengalami gangguan penglihatan, kurang jelas melihat (indikasinya, saat melihat mata dipicingkan, kepala dijulurkan atau menonton TV terlalu dekat). Kemungkinan juga mengalami rasa tidak nyaman di mata, misalnya kering atau perih. Sakit kepala biasanya juga terjadi setelah melakukan sesuatu yang mengandalkan indra penglihatan seperti membaca, menggambar atau menonton televisi.



6. Alergi.

Gejala khas :
Disertai hidung dan mata berair, kerongkongan sakit. Gejala muncul bisa karena makanan tertentu atau hal lain yang menjadi pencetus alergi. Periksa apa yang dimakan atau dilakukan anak beberapa jam sebelumnya.

Solusi :

Pengobatan akergi yang biasa (jika Anda sudah tahu si anak memiliki riwayat alergi). Jika baru pertama kali, segera bawa anak ke dokter.

7. Jatuh atau Terbentur Benda Keras.

Gejala khas :
Anak muntah spontan menyemprot, penurunan kesadaran, gangguan penglihatan, tampak mengantuk (respon lambat meski sudah cukup tidur, sulit dibangunkan). Gejala parah adalah kejang, leher kaku, ada kelemahan anggota gerak sampai koma.

Solusi :
Cermati riwayat jatuh sebelumnya, cek dengan seksama adanya memar, benjolan atau luka berdarah di kepala dan sekitarnya. Apabila anak baru saja jatuh atau terbentur lalu mengalami pusing, muntah atau lemas beberapa jam setelahnya, segera bawa ke dokter.

Sakit kepala itu tidak selalu harus dibawa ke rumah sakit, jia dapat diatasi sendiri di rumah kenapa tidak.
09.44 | 0 komentar

Welcome Guys

Like Us On Facebook

Total Tayangan Halaman

Ads

Ads